MediaBantenCyber.co.id (MBC), Film — Dian Sastrowardoyo kembali ke layar lebar lewat film drama Yang Datang dan Yang Pergi (YDYP). Film ini menjadi momen reuni Dian dengan dua sutradara, Nurman Hakim dan Nan Achnas, yang sebelumnya pernah bekerja sama dengannya dalam 3 Doa 3 Cinta (2008) dan Pasir Berbisik (2001).

Film produksi Triximages dan Dash Pictures tersebut telah merilis klip perdana yang menampilkan Dian bersama Roy Sungkono menyusuri kompleks candi. Cuplikan ini memberikan gambaran awal tentang kisah pertemuan kembali, kenangan masa lalu, dan perasaan yang belum sepenuhnya usai.

Dalam Yang Datang dan Yang Pergi, Dian memerankan Sinta, pewaris penginapan tua bernama Wisma Wiryo. Kehidupannya kembali bersinggungan dengan Banawan, sahabat masa kecil sekaligus pria yang pernah dicintainya.

Pertemuan itu menjadi titik awal cerita yang membawa keduanya berhadapan dengan kenangan dan hubungan yang telah terjalin sejak lama. Kisah tersebut mengangkat dinamika perasaan ketika masa lalu kembali hadir dan berhadapan dengan pilihan hidup di masa kini.

Tak hanya mengandalkan drama romantis, film ini juga menghadirkan Wisma Wiryo dan kompleks candi sebagai latar yang memperkuat suasana cerita. Kehadiran tempat-tempat tersebut membangun nuansa nostalgia sekaligus memunculkan rasa penasaran tentang kaitan antara masa lalu dan perjalanan para tokohnya.

Reuni Dian dengan Nurman Hakim dan Nan Achnas menjadi salah satu daya tarik film ini. Dian pernah bekerja sama dengan Nurman dalam 3 Doa 3 Cinta, sedangkan kolaborasinya dengan Nan Achnas berlangsung melalui Pasir Berbisik. Kedua film tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier Dian di perfilman Indonesia.

Selain Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono, film ini turut dibintangi Dimas Aditya dan David Ari Wibowo. Meski klip perdana belum mengungkap keseluruhan konflik cerita, perpaduan pemain dan sutradara tersebut menjadi salah satu aspek yang dinantikan.

Yang Datang dan Yang Pergi dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 3 Desember 2026. Film ini menawarkan kisah tentang cinta, kenangan, dan pertemuan kembali bagi penonton yang menyukai drama dengan nuansa nostalgia. (*)

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Similar Posts