MediaBantenCyber.co.id (MBC) Pacitan-Jatim, Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang bertempat di lahan produktif di sorot sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya yang paling mencolok yaitu bangunan Gedung Kopdes Merah Putih Kelurahan Ploso, Kabupaten Pacitan dengan latar belakang padi yang menguning.

Ketika awak media meminta klarifikasi kepada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Pacitan, Muhammad Ali Mustofa, S.Pi., M.M. diperoleh jawaban, “Terkait dengan lokasi KDKMP yang masuk di lokasi LSD dan LP2B dari pemkab melalui Dinas PUPR dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sudah diusulkan ke kementerian ATR/BPN untuk dikeluarkan dari lokasi tsb. Lebih jelasnya Terkait tata ruang dsb bisa menghubungi Dinas PUPR gih.”

Seperti diketahui, aturan dasar LSD (Lahan Sawah yang Dilindungi) yang merupakan wilayah lahan sawah produktif yang telah diverifikasi dan ditetapkan secara nasional oleh Kementerian ATR/BPN harus dikunci fungsinya agar tidak boleh dialihfungsikan menjadi bangunan atau perumahan. Sedangkan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) Merupakan bidang lahan pertanian (tidak hanya sawah) yang ditetapkan secara resmi oleh pemerintah daerah di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus dilindungi dan dikembangkan secara konsisten guna mendukung produksi pangan pokok.

Saat dilanjutkan dengan pertanyaan, “Bagaimana pengelolaan KDMP ke depan dan pembinaan dari Pemkab melalui Dinas Koperasi?” Mustofa, sapaan akrab Kadis Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian yang terhitung masih belia itu menjawab, “Dari Pemkab melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Pacitan dalam rangka mempersiapkan pengelolaan KDKMP akan terus melakukan pendampingan dan dalam waktu dekat akan melaksanakan pelatihan bagi pengurus Kopdes Merah Putih.”

Dedy Arisandy yang merupakan vokalis LSM SMPuH Pacitan mengkritisi program KDMP terutama dari sisi konsep akademis teoritis atau intelektual. “Aba berbagai catatan kritis yang mestinya di selesaikan oleh para pengambil kebijakan dalam program ini. Hal itu meliputi pra dan pasca pembangunan gedung KDMP. Misalnya, struktur kepengurusan, pemilihan lokasi yang strategis, jejaring dan harga barang yang di jual. Satu lagi, azas utama koperasi itu dari dan untuk anggota. Perlu dipikirkan betul tentang keanggotaan KDMP ini.”. (Heri)

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Similar Posts