Perubahan cara masyarakat mengonsumsi informasi kini bergerak semakin cepat seiring masifnya adopsi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Fenomena ini menjadi topik utama dalam workshop “Memperkuat Relevansi Media di Era AI” yang digelar Forum Wartawan Teknologi (FORWAT) bersama Burson Indonesia di WPP Campus, RDTX Place, Jakarta (06/02/26).

Forum ini mempertemukan jurnalis, praktisi komunikasi, dan pakar data untuk membahas satu isu krusial; bagaimana media tetap relevan di tengah dominasi mesin AI yang kini menjadi pintu utama pencarian informasi.

Dalam sambutannya, Harry Deje, Chief Operating Officer Burson Indonesia, menegaskan bahwa pembahasan AI di kalangan industri komunikasi sudah memasuki fase strategis. Harry

“Pembahasan AI di industri komunikasi kini sudah masuk tahap strategis. Banyak klien tidak lagi sekadar bertanya bagaimana memanfaatkan AI, tetapi mulai memikirkan bagaimana konten mereka dipahami, dipilih, hingga dikutip langsung oleh mesin AI generatif, serta bagaimana dampaknya bisa diukur secara nyata”, ungkapnya.

Sementara itu, Bambang Dwi Atmoko, Sekretaris Jenderal FORWAT, menyebut workshop ini sebagai bagian dari misi FORWAT dalam meningkatkan kapasitas jurnalis Indonesia.

“Workshop ini merupakan bagian dari komitmen FORWAT untuk terus meningkatkan kapasitas jurnalis Indonesia. Pemahaman terhadap AI bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan mendasar agar jurnalis tetap relevan, kredibel, dan adaptif di tengah dinamika digital yang semakin kompleks”, kata Bambang.

Saat Lalu Lintas Bukan Lagi Raja

Workshop ini dipandu oleh dua pakar AI dari Burson Indonesia, Anindya Sastrawan Ekawinata (Data Analytics & Communication Strategist) dan Davi Friska (Senior Digital Strategy Manager).

Keduanya mengulas bagaimana AI menilai kredibilitas media berdasarkan kekuatan sinyal data, konsistensi narasi, dan reputasi lintas platform.

Mengutip materi presentasi dari keduanya, selama bertahun-tahun, trafik menjadi tolok ukur utama keberhasilan media digital. Namun, kehadiran AI generatif mengubah peta permainan.

Audiens zaman sekarang tidak selalu mengunjungi situs berita. Cukup dengan satu pertanyaan di mesin AI, jawaban ringkas dan padat langsung tersaji, sering kali tanpa satu pun klik ke media sumber.

Dari SEO ke GEO: Strategi Baru Media Digital

Perubahan ini melahirkan pendekatan baru bernama Generative Engine Optimization (GEO). Keduanya menjelaskan, jika Search Engine Optimization (SEO) berfokus pada peringkat di hasil pencarian, maka GEO bertujuan memastikan konten dipilih AI sebagai jawaban utama.

Namun GEO bukanlah pengganti SEO. Keduanya justru saling melengkapi. SEO membantu konten ditemukan manusia, sementara GEO memastikan media diakui sebagai sumber tepercaya oleh mesin AI.

Dalam praktiknya, GEO menuntut konsistensi pesan, kejelasan sudut pandang, serta struktur informasi yang mudah dipahami mesin.

Mengapa Identitas Media Jadi Penentu

AI tidak sekadar membaca satu artikel. Ia memetakan identitas media sebagai sebuah entitas. Sumber resmi, liputan konsisten, rujukan media lain, hingga kehadiran di basis data publik menjadi sinyal penting bagi AI dalam menentukan tingkat kepercayaan.

Karena itu, spesialisasi media menjadi kunci. Media yang fokus pada satu bidang seperti teknologi, ekonomi, atau kebijakan publik, lebih mudah dikenali dan dipercaya AI dibanding media yang mencoba membahas segalanya tanpa identitas editorial yang jelas.

Konsistensi istilah juga tak kalah penting. Pergantian istilah yang terlalu variatif justru membingungkan mesin. Dalam konteks AI, konsistensi bahasa berarti penguatan identitas.

Selain topik dan reputasi, AI juga “menyukai” struktur konten yang jelas. Artikel dengan kesimpulan tegas, poin-poin berurutan, perbandingan eksplisit, serta format tanya jawab lebih mudah dipahami dan dikutip.

Model penulisan seperti penjelasan pertama putusandaftar beralasan, atau komparasi langsung A versus B terbukti lebih efektif di era AI tanpa harus mengorbankan prinsip jurnalistik.

Pada akhirnya, media yang mampu membangun otoritas, menjaga konsistensi editorial, dan menyajikan informasi berkualitas akan tetap menjadi rujukan utama, baik bagi manusia maupun mesin.

Di era AI, relevansi bukan lagi soal siapa yang paling ramai dibaca, melainkan siapa yang paling dipercaya.

News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film

Gaming center adalah sebuah tempat atau fasilitas yang menyediakan berbagai perangkat dan layanan untuk bermain video game, baik di PC, konsol, maupun mesin arcade. Gaming center ini bisa dikunjungi oleh siapa saja yang ingin bermain game secara individu atau bersama teman-teman. Beberapa gaming center juga sering digunakan sebagai lokasi turnamen game atau esports.

Kiriman serupa