MediaBantenCyber.co.id (MBC), Jakarta — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Idrus, mengajak pelajar memanfaatkan media sosial secara produktif untuk menyampaikan gagasan, menyerap aspirasi masyarakat, dan membangun rekam jejak positif sebagai bekal berkontribusi dalam kehidupan politik dan sosial.

Pesan tersebut disampaikan saat Habib Idrus menerima kunjungan edukasi puluhan siswa SMA IT Darul Quran di Ruang Fraksi PKS, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan dialogis itu, Habib Idrus menjelaskan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan komunikasi, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan pemikiran kritis, menyampaikan ide, serta membangun hubungan dengan masyarakat.

Menurut dia, keterbukaan informasi memberikan peluang bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat kehidupan politik sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi kepentingan publik.

“Media sosial hari ini bukan sekadar hiburan. Jika digunakan secara produktif untuk menyampaikan gagasan dan mendengarkan suara rakyat, media sosial dapat membantu membangun kepercayaan serta memperluas jangkauan kerja sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Kenalkan Fungsi dan Peran DPR RI

Selain membahas pemanfaatan media sosial, Habib Idrus memperkenalkan tiga fungsi utama DPR RI, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan. Penjelasan tersebut diberikan untuk membantu para siswa memahami peran parlemen dalam proses pembentukan undang-undang, pengelolaan keuangan negara, serta pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.

“Generasi muda perlu memahami bagaimana sebuah undang-undang dirumuskan dan ke mana anggaran negara dialokasikan. Pemahaman ini penting agar adik-adik kelak siap memegang peran kepemimpinan,” ujarnya di hadapan para siswa.

Dalam sesi diskusi, seorang siswa menanyakan tahapan dan bekal yang perlu dipersiapkan untuk menjadi anggota dewan di tengah keterbukaan informasi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Habib Idrus menekankan pentingnya membangun integritas, memperluas wawasan, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Rekam jejak yang positif, menurut dia, perlu dibangun melalui gagasan dan tindakan nyata, termasuk dalam aktivitas di ruang digital.

Diskusi kemudian berlanjut pada persoalan pengelolaan keuangan negara. Seorang siswa bertanya mengenai cara memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) benar-benar menjangkau kebutuhan masyarakat.

Habib Idrus menjelaskan bahwa fungsi pengawasan DPR berperan penting dalam memastikan pelaksanaan program pemerintah dan penggunaan anggaran berjalan sesuai perencanaan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“APBN adalah instrumen pelayanan rakyat. Agar setiap rupiah tepat sasaran, pengawasan harus maksimal, terukur, dan disiplin, mulai dari perencanaan hingga evaluasi di lapangan,” ujarnya.

Ingatkan Pentingnya Ilmu dan Hafalan Al-Qur’an

Dalam kesempatan yang sama, Habib Idrus juga mengingatkan para siswa agar terus meningkatkan pengetahuan dan menjaga hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

Ia merujuk Surah Az-Zumar ayat 9 dan Surah Al-Mujadilah ayat 11 yang menjelaskan keutamaan ilmu dan orang-orang berilmu.

“Rawat hafalan Al-Qur’an, jadilah generasi berilmu, dan gunakan pengetahuan itu untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pesannya.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan cendera mata. Rombongan siswa kemudian melanjutkan kunjungan untuk mengenal lebih dekat ruang kerja dan lingkungan parlemen.

Melalui kunjungan edukasi tersebut, para siswa diharapkan mampu memanfaatkan media sosial secara bijak, membangun rekam jejak positif, serta memperkuat wawasan kebangsaan dan karakter sebagai bekal menghadapi masa depan. (*)

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Similar Posts